Cinta untuk Kamu

Sabtu, April 30th, 2011

Diujung minggu,
Di mana semua yang bersinar terasa pudar
Semua yang berkilau seketika redup
Semua yang hidup seakan pergi

Itulah saat dimana
Aku termenung sendiri, aku menanti
Petang baru menjelang
Mega hitam menutup mentari

Tiba-tiba malam menyusul
Aku sendiri
Memikirkan dia yang sempurna
Memikirkan dia yang menjadi cahaya

Aku menanti fajar tak kunjung tiba
Gelap disini. Sunyi
Tapi tak segelap dan sesunyi rasa dihati
Saat dimana mata tak lagi melihat senyumnya
Saat dimana tubuh tak rasa sentuhannya
Biar sehari, itu sudah cukup menyiksa

Karena
Hanya dimatanya saja sudah kulihat dunia
Dalam suaranya sudah kudengar nyanyian surga
Dan diwajahnya kulihat wajah bidadari cinta
Dan, itu belum cukup menggambarkan dirinya
Atau mungkin memang dia tak bisa diungkap dengan kata
Karena dia adalah cinta, dia hanya bisa dirasakan

Dalam setiap sentuhannya,
Ada sayang, cinta, juga ketulusan
Yang hanya bisa diberikan olehnya
Oleh seorang kekasih

Aku mencintainya dengan semua yang tidak ada padanya
Aku mencintainya dengan semua keburukan yang ada padanya,
Karena aku mencintai dia apa adanya
Karena aku mencintainya dengan hati yang tulus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: