Bahasa Pemrograman C++

Rabu, Maret 2nd, 2011
Pada mulanya bahasa komputer digunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan telemetri. ketika itu bahasa yang digunakan sangat primitif sekali karena masih menggunakan bahasa mesin yaitu hanya mengenal 0 dan 1. kemudian bahasa mesin tersebut di sederhanakan menjadi bahasa yang agak di mengerti dengan menghadirkan statemen-statemen khusus yang di kenal dengan bahasa assembly yang masih termasuk dalam kategori bahasa tingkat rendah (low level language).
kemudian beberepa tahun kemudian bermunculan bahasa- bahasa pemrograman baru yang semakin berkembang diantaranya adalah bahasa B, yang di gunakan untuk menulis ulang atau merevisi sistem operasi UNIX tapi karena bahasa B masih bersifat interpret dan lambat, maka pada tahun 1971 sistem Operasi UNIX di tulis ulang kembali dengan bahasa C yaitu bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie seorang pengembang sistem di laboratorium Bell AT&T di Muray Hill, New Jersey.

 

sanpai sekarang bahasa C masih digunakan untuk melakukan pengembangan-pengembangan program dan sistem operasi diantaranya adalah sistemoperasi Windows. Alasan itulah yang menjadikan bahasa C sangat populer di dunia pemrograman. Namun sayangnya bahasa C merupakah bahasa yang masih sulit untuk di pelajari karena masih bersifat prosedural murni dan untuk membentuk suatu objek, kita harus menuliskan banyak sekali kode. Hal dianggap sebagai kekurangan sehingga untuk mengatasinya pada tahun 1983 seorang doktor bernama Bjarne Stroustrup yang juga bekerja di laboraturium yang sama menciptakan bahasa pemrograman baru yaitu C++ yang merupakan bahasa hibryd dari bahasa C.

 

Bahasa C++ didasarkan atas bahasa C sehingga kita dapat melakukan kompilasi program-program yang di tulis dengan bahasa C dengan kompiler C++. keistimewaan dari bahasa C++ adalah mendukung pemrograman berarah objek atau yang sering kita kenal dengan istilah Object Oriented programming (OOP).
bahasa C dan C++ merupakan bahasa yang sangat populer dalam dunia pengembangan perangkat lunak. kedua bahasa pemrograman ini digolongkan kedalam bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level language).

 

Setiap program yang di tulis dalam bahasa C atau C++ pasti akan mempunyai 1 fungsi utama dengan nama main(). selanjutnya jika kita ingin mendefenisikan fungsi-fungsi lain maka kita akan melakukannya diluar fungsi utama tersebut. dalam bahasa C++ kode yang dibaca adalah kode kode yang terdapat pada fungsi utama tapi jika ada pemanggilan fungsi lain program akan mencari fungsi tersebut untuk dieksekusi kemudian program akan kembali ke fungsi utama, begitulah seterusnya

untuk memahami struktur dari bahasa C++ coba kamu perhatikan contoh program sederhana di bawah ini:

#include <stdio.h>
main ( ) {
printf ("Hello World");
}

 

#include <stdio.h>

merupakan header program yang merupakan pemanggilan library dari kompiler C++

main ()

merupakan fungsi utama seperti yang telah di jelaskan di atas tadi.

{

merupakan awal atau pembuka dari fungsi utama (fungsi main)

printf ("Hello World");

digunakan untuk menampilkan Hello World ke layar monitor

}

merupakan akhir atau penutup dari fungsi utama (fungsi main)

demikianlah sedikit pengenalan bahasa pemrograman C dan C++ semoga bermanfaat untuk kita semua.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: